Pengertian Perdagangan Internasional, Manfaat, Jenis, Materi dan Contohnya

Posted on

Dalam sebuah negara terdapat istilah yang sering kita dengar yaitu perdagangan. Perdagangan ini tidak saja berjalan di domestik atau didalam negara itu sendiri. Ada yang menjalankan perdagangan yang tujuannya adalah menjangkau negara-negara di dunia.

Perdagangan Internasional atau international trade ini dijalankan antar negara yang melakukan jual beli barang atau jasa dengan ketentuan yang disepakati secara bersama oleh kedua pihak.

Perdagangan internasional telah ada sejak dahulu. Karena dengan adanya sistem perdagangan ini kebutuhan negara lain dapat dipenuhi. Untuk lebih lengkapnya mari kita simak pembahasan dibawah ini dengan seksama.

Pengertian Perdagangan Internasional

Definisi perdagangan internasional yaitu perdagangan yang dijalankan antar negara atau pemerintah negara dengan negara lain yang melakukan sebuah hubungan perdagangan yang telah dilakukan kesepakatan sesuai dari kedua belah pihak yang melaksanakna perdagangan internasional itu.

Pengertian Perdagangan Internasional Menurut Para Ahli

Setiawan dan Lestari

Perdagangan internasional adalah perdagangan yang dilakukan oleh penduduk suatu negara dengan penduduk negara lain atas dasar kesepakatan bersama. Penduduk yang dimaksud dapat berupa antar perseorangan (individu dengan individu), antara individu dengan pemerintah suatu negara atau pemerintah suatu negara dengan pemerintah negara lain.

Wikipedia

Perdagangan internasional adalah perdagangan yang dilakukan oleh penduduk suatu negara dengan penduduk negara lain atas dasar kesepakatan bersama.

Manfaat Perdagangan Internasional

pengertian perdagangan internasional

Menurut Setiawan dan Lestari, 2011: 13 dalam menjalankan perdagangan internasonal dengan negara lain maka negara akan mendapatkan manfaat antara lain sebagai berikut:

Meningkatkan Hubungan Persahabatan Antar Negara

Perdagangan internasional bisa menjadi ajang untuk menumbuhkan hubungan persahabatan antar kedua negara. Apabila hubungan tersebut dapat terjalin dengan baik, maka bisa meningkatkan hubungan persahabatan negara-negara tersebut. Mereka akan semakin akrab dan saling tolong menolong jika ada kesulitan dalam memenuhi kebutuhan.

Kebutuhan Setiap Negara Dapat Tercukupi

Dengan perdagangan internasional, sebuah negara yang mempunyai kekurangan dalam produksi barang bisa dipenuhi oleh cara melakukan impor barang dari negara yang memiliki kelebihan hasil produksi.

Baca Juga: Pengertian Perusahaan Jasa

Dan sebaliknya negara yang memiliki kelebihan hasil produksi barang bisa mengeksport barang itu ke negara yang kekurangan. Dengan seperti itu setiap kebutuhan negara bisa tercukupi.

Mendorong Kegiatan Produksi Barang Secara Maksimal

Adapun salah satu tujuan sebuah negara melakukan perdagangan internasional yaitu memperluas pasar di luar negeri. Apabila pasar luar negeri semakin luas, maka produksi barang didalam negara itu akan semakin meningkat. Sehingga para pengusaha akan semakin semangat menghasilkan barang produksi secara terus-menerus.

Mendorong Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Perdagangan yang dilakukan antar negara akan memiliki potensi negara tersebut mempelajari teknik produksi yang lebih efisien. Perdagangan luar negeri memungkinkan negara itu mengimpor mesin-mesin atau alat modern dalam menjalankan teknik produksi dan cara produksi yang lebih baik.

Sehingga, teknologi yang modern bisa membuat terjadinya peningkatan produktivitas dan bisa membuat spesialisasi produksi.

Setiap Negara Dapat Mengadakan Spesialisasi Produksi

Perdagangan internasional bisa membuat terdorongnya masing-masing negara sumber daya alam, tenaga kerja modal dan keahlian dapat bekerja secara maksimal. Sebuah negara yang mempunyai produk unggulan, bisa bersaing dengan produk dari luar negeri.

Memperluas Lapangan Kerja

Apabila pasar luar negeri semakin luas, maka barang dan jasa yang diproduksi akan bertambah pula. Peningkatan hasil produksi menjadikan kebutuhan akan tenaga kerja untuk perusahaan akan meningkat, ini tentu saja membuka kesempatan kerja baru dan menurunkan tingkat pengangguran.

Baca Juga: Pengertian Pengusaha

Menurut Sugihariani (dalam Jurnal Ekonomi Modernisasi (2012) juga menjelaskan tentang beberapa manfaat dari perdagangan internasional antara lain yaitu:

  • Bisa mendatangkan devisa yang besar utamananya untuk eksportir dan produsen.
  • Naiknya sisi ekspor akan membuat tingkat produksi atau volume produksi yang menjadikan membuka peluang kesempatan kerja baru.
  • Adanya transfer barang yang akan diikuti dengan masuknya modal ke dalam negeri.
  • Bisa terjadi transfer teknologi dari luar ke dalam negeri.

Jenis-Jenis Perdagangan Internasional

Perdagangan internasional mempunyai beberapa jenis baik yang dilakukan individu ataupun pemerintah negara dengan negara lain. Dibawah ini adalah beberapa jenis perdagangan internasional yaitu:

Ekspor dan Impor

Jenis perdagangan internasional yang sudah sering kita dengar adalah ekspor dan impor. Ekspor sendiri mempunyai dua cara yakni ekspor biasa (dengan cara ketentuan yang berlaku) dan eksport tanpa L/C (barang dapat dikirim melalui izin departemen perdagangan).

Barter

Sekarang, sistem barter atau pertukaran barang masih diterapkan dalam perdagangan internasional. Sistem barter ini antara lain direct barter, switch barter, counter purchase dan buy back barter.

Konsinyasi

Definisi konsinyasi yaitu penjualan dengan barang dikirim keluar negeri yang mana belum ada pembeli tertentu di luar negeri. Penjualan bisa dilakukan dengan cara pasar bebas atau bursa dagang dengan cara lelang.

Package Deal

Yaitu perdangan yang dijalankan dengan melakukan perjanjian dagang (trade agreement) dengan negara lain.

Border Brosssing

Adalah perdagangan yang muncul dari dua negara yang dekat untuk mempermudah penduduknya saling melakukan transaksi.

Materi Perdagangan Internasional

Perdagangan secara umum dapat diartikan sebagai proses tukar menukar yang didasari dengan kesepakatan bersama dari pihak yang ada didalamnya. Negara-negara yang belum bisa memproduksi seluruh barang dan kebutuhan sendiri, maka mereka harus menerima bantuan dari negara lain.

Proses ini selanjutnya akan menjadi aktivitas perdagangan antar negara, atau kegiatan ekspor dan impor. Perdagangan antar negara itu kemudian dinamakan dengan perdagangan internasional.

Dari pembahasan diatas bisa diambil kesimpulan bahwa perdagangan internasional yaitu aktivitas jual-beli yang dijalankan oleh satu negara dengan negara lain, yang mana hal ini bisa terjasi karena keterbatasan sumber daya yang ada di negara tersebut.

Perdagangan antar negara mempunyai peranan yang krusial dalam rangka memenuhi kebutuhan penduduk negara yang tidak bisa diproduksi negara itu sendiri, hal itu terjadi karena adanya keterbatasan sumber daya alam, sumber daya manusia, teknologi, modal dan juga skill.

Kedua pihak itu bisa diantaranya antar perorangan (individu dengan individu), antar individu dengan pemerintah atau antara pemerintah dengan pemerintah di masing-masing negara.

Contoh Perdagangan Internasional

contoh perdagangan internasional

Adapun contoh perdagangan internasional adalah jual-beli barang dari negara lain, ekspor impor barang atau mesin-mesin, pembelian peralatan mesin mobil, pembelian pesawat terbang, pembelian komponen industri, pembelian alat perang dan lain-lain.

Faktor Pendorong Perdagangan Internasional

Perdagangan internasiona dapat terjadi karena salah satunya ada faktor pendorongnya yaitu antara lain:

Ketersediaan Sumber Daya Alam

Tersedianya sumber daya alam merupakan faktor yang penting yang mendorong terjadinya perdagangan internasional. Dalam hal ini misalnya rempah-rempah. Hal tersebut dapat terjadi karena tidak semua negara dapat menghasilkan rempah-rempah.

Baca Juga: Masalah Pokok Ekonomi Modern

Kemudian bahan tambah, tidak semua negara dapat menghasilkan bahan tambah. Oleh sebab itu perdagangan internasional ini terjadi.

Adanya Perbedaan Faktor Produksi

Berikutnya faktor yang dapat mendorong terjadinya perdangan internasional yaitu perbedaan faktor produksi. Meskipun suatu negara mempunyai sumber daya alam yang banyak. Tetapi tidak semua negara mempunyai modal dan juga teknologi untuk pengolahan sumber daya alam tersebut.

Dibutuhkan untuk Pemenuhan Keperluan dalam Negeri

Diauki ataupun tidak, tidak seluruh kebuthan di dalam negeri bisa tercukupi dengan produksi sendiri. Menjadikan perdagangan internasional harus dilakukan oleh negara.

Mendapatken Keuntungan dari Perdagangan yang Dilakukan antar Negara

Dengan adanya perdagangan antara negera, keuntungan yang diperoleh tentu saja akan meningkat karena pangsa pasar yang semakin luas untuk sasaran barang produksi.

Terdapat Keinginan untuk Memperluas Pasar

Faktor pendorong berikutnya adalah adanya keinginan untuk memperluas pasar. Perluasan pasar diperlukan untuk dapat mencapai skala ekonomis pada proses produksi.

Terdapat Keinginan untuk Bekerja Sama dengan Negara lain

Perdagangan internasioan sebenarnya dapat menjadi langkah yang bisa mendekatkan hubungan antara negara sehingga akan tercipta kerja sama pada bidang lainnnya.

Faktor Penghambat Perdagangan Internasional

Adapun faktor penghambat perdagangan internasional antara lain sebagai berikut:

Keamanan Suatu Negara

Keamanan adalah sebuah faktor yang penting dalam menentukan suksesnya perdagangan internasional hal ini sejalan dengan teori ekspor menurut para ahli.

Kebijakan Ekonomi Internasional yang Dilakukan Oleh Pemerintah

Masing-masing negara pasti mempunyai kebijakan yang berbeda dengan aktivitas ekonominya. Sehingga ada beberapa kebijakan yang penerapannya dapat menjadi penghambat perdangan internasional. Seperti pembatasan impor produk, penetapan pajak yang besar dan lain-lain.

Kurang Stabilnya Kurs Mata Uang Asing

Masing-masing negara tentu saja mata uangnya berbeda, dari perbedaan nilai mata uang ini yang dinamakan dengan kurs. Perbedaan kurs itu maka bisa membuat sulitnya untuk eksportir dan import dalam penetapan nilai tukar valuta asing (valas).

Perbedaan Mata Uang Antar Negara

Dalam sistem perdagangan internasional belum ada standar kurs mata uang yang valid. Sehingga ketika setiap melakukan pembayarn transaksi, harus melakukan penukaran kedalam nilai tukar dengan mata uang negara yang bersangkutan. Ini tentu saja akan menghambat perdagangan internasional.

Kualitas Sumber Daya yang Rendah

Sumber daya alam juga merupakan salah satu penghambat perdagangan internasional. Negara yang mempunyai jumlah sumber daya alam tak terbatas akan lebih cenderung besar kontribusinya dalam perdagangan internasional. Dan sebaliknya negara yang kekurangan atau sedikit sumber daya alamnya tidak akan mempunyai kemampuan dalam bertransaksi secara internasional.

Terdapat Penerapan Tarif dan Pembatasan Impor

Masing-masing negara berharap pada sektor ekspor akan lebih besar jumlahnya dibanding dengan sektor impor. Sebab bagaimanapun juga kemampuan suatu negara akan bersaing dalam ekspor produk yang menjadi indikator pertumbuhan ekonomi dan juga bahwa sektor impor adalah penyumbang besar dalam devisa negara.

Demikianlah penjelasan lengkap tentang Perdagangan Internasional. Semoga dapat menambah referensi pengetahuan kalian, terimakasih sudah berkunjung dan nantikan artikel selanjutnya.