Pengertian Monitor dan Gambarnya

Posted on

Dalam menggunakan komputer, maka sudah pasti ada monitor. Monitor adalah perangkat output dalam seperangkat komputer yang sangat penting. Tanpa ada monitor, maka komputer tidak dapat menampilkan tugas atau perintah.

Perintah yang diketikan pada keyboard atau dari klik mouse dapat diproses oleh komputer, untuk kemudian ditampilkaan oleh monitor dalam gambar visual.

Perangkat ini berperan untuk menampilkan gambar atau data yang dioleh dari dalam komputer. Monitor membutuhkan sumber listrik berbeda dari komputer.

Jika komputer menggunakan Power Supply sebagai penyebar arus listrik, maka monitor menggunakan kabel yang langsung terhubung dengan monitor. Untuk lebih lengkapnya, silakan simak pembahasan onoini.com berikut ini.

Pengertian Monitor

pengertian monitor

Loading...

Dalam Wikipedia, Monitor atau monitor komputer adalah salah satu jenis soft-copy device, karena keluarannya adalah berupa sinyal elektronik, dalam hal ini berupa gambar yang tampil di layar monitor.

Adapun gambar yang ditampilkan merupakan hasil dari proses data maupun informasi input. Monitor mempunyai banyak bentuk ukuran layar seperti sebuah televisi. Setiap merek dan ukuran monitor mempunyai resolusi yang berbeda.

Resolusi tersebut akan menjadi penentu tajamnya gambar yang bisa ditampilkan di layar monitor. Adapun jenis-jenis monitor sekarang telah banyak dari yang berbentuk besar dengan layar cembung, hingga berbentuk tipis dengan layar datar (flat).

Baca Juga: Pengertian Motherboard

Definisi monitor lainnya yaitu sebuah alat atau perangkat yang menampilkan gambar atau hasil suatu proses data yang di input. Gambar yang ditampilkan ke monitor merupakan hasi proses grafis yang dilakukan oleh VGA Card.

Fungsi Monitor

Fungsi monitor adalah sebagai alat keluaran untuk menampilkan hasil proses data-data input dari komputer ke layar. Data-data input bisa dalam bentuk grafis, agar user mengetahui apa yang sedang diproses pada komputer.

Jenis Monitor

Dengan terus berkembangnya teknologi, monitor juga mempunyai beberapa jenis dan cara kerja yang berbeda untuk menampilkan grafis. Berikut ini adalah jenis-jenis monitor dari masa ke masa.

1. Monitor CRT (Cathode Ray Tube)

monitor crt

Monitor CRT merupakan monitor yang lebih terkenal dengan sebutan monitor tabung, yaitu monitor yang tersusun dari tabung dan juga pancaran sinar katoda. Sekarang monitor jenis ini sudah jarang digunakan karena pengguna komputer lebih memilih monitor LCD, LED dan sebagainya.

Kelebihan monitor ini adalah harganya lebih murah, apabila terjadi kerusakan mudah diperbaiki. Namun untuk pemakaiannya membutuhkan daya listrik yang lebih besar yaitu sekitar 300 watt.

Baca Juga yuk : Pengertian Scanner

Monitor CRT bisa dengan mudah ditandai karena bentuknya yang memanjang ke belakang. Terdapat dua jenis monitor CRT yaitu layar cembung dan layar flat atau datar.

Cara kerja monitor CRT adalah grafis yang ditampilkan bersumber dari pancaran sinar katoda dengan kecepatan tinggi yang ada di tabung hampa udara. Kemudian sinar katoda itu akan memantulkan layar yang berpendar pada saat memperoleh cahaya, selanjutnya tumbukan akan menghasilkan suatu pola di layar.

Pantulan sinar katoda tadi akan membuat suatu pola di layar, sesuai dengan input yang sudah diubah menjadi gelombang elektromagnetik.

2. Monitor LCD (Liquid Crystal Display)

monitor lcd

Monitor LCD atau yang lebih populer disebud LCD saja ini adalah jenis monitor yang layarnya memakai teknologi kristal cair sebagi sumber grafis di monitor. Cahaya di monitor LCD bersumber dari lampu neon yang berwarna putih, yang disusun pada bagian belakang susunan pixel atau kristal cari dengan jumlah yang sangat banyak menjadikan akan terbentuk tampilan.

Kristal cair yang dilalui arus listrik akan terpolarisasi oleh medan magnetik, menjadikan akan membuat warna-warna tertentu yang diteruskan sementara warna yang lainnya tersaring.

Kelebihan dari monitor LCD adalah radiasinya tidak tinggi yang membuat mata tidak cepat lelah, konsumsi listrik lebih sedikit sehingga lebih hemat, kualitas grafis yang dihasilkan akan jernih dan jelas dan bentuknya yang lebih ramping.

Lalu kekurangan dari monitor LCD adalah sangat sensitif sebab tersusun atas kristal cair, apabila mengalami kerusakan akan lebih sulit untuk diperbaiki. Meskipun dapat diperbaiki tetapi harganya cukup mahal.

3. Monitor PDP (Plasma Display Panel)

monitor plasma

Monitor PDP atau lebih terkenal dengan monitor Plasma adalah penggabungan dari teknologi monitor CRT dan LCD. Dari gabungan tersebut menghasilkan layar yang tipis seperti LCD dan sudut pandang selebar layar CRT.

Di layar Plasma, layar data dihasilkan dari fosfor untuk mengampilkan grafis, sehingga warna yang diproduksi lebih baik. Monitor plasma menggunakan tegangan eksternal untuk melepaskan gas yang terletak di dalam panel untuk memproduksi sinar ultraviolet, namun gas yang dilepaskan tidak mengandung merkuri.

Baca Juga: Arti Flashdisk

Kemudian sinar-sinar itu akan memproses warna red, green, dan blue menjadikan kualitas warna yang dihasilkan dapat menjadi lebih baik. Sebab monitor plasma memanfaatkan panel datar fosfor untuk menampilkan grafis.

Kelebihan dari monitor plasma adalah sudut pandang yang luas, bentuknya tipis, rasio yang cukup tinggi, dan reproduksi warna yang baik. Lalu untuk kelemahannya adalah fosfor bisa kehilangan cahaya dengan seiringnya waktu yang membuat kecerahan grafis bisa berkurang, dan konsumsi listrik cukup banyak.

4. Monitor LED (Light Emitting Diode)

monitor led

Monitor LED adalah jenis monitor pembaharuan dari monitor LCD. Warna yang dihasilkan di LED mempunyai tingkat yang lebih banyak, dan mempunyai banyak variasi warna dibanding LCD.

Yang membedakan dengan LCD adalah monitor LED lebih tipis dibanding LCD. LED mempunyai banyak fitur dibanding LCD. Contohnya LED bisa mendukung teknologi touchscreen, digital tv dan lainnya. Selain itu monitor LED menggunakan sistem pencahayaan dengan teknologi LED backlight.

Baca Juga: Pengertian RAM

Layar LED memakai pancaran cahaya dari diode sebagai sumber cahaya. Diode tersebut digunakan untuk memproduksi vibrant yang banyak atau gambar dengan banyak warna. Menjadikan warna hitam akan menjadi benar-benar hitam tidak abu-abu,

Contoh pada TV LED mempunyai kontras rasio 500,000: 1, dan juga dengan refresh rate yang sangat tinggi untuk dapat menonton acara televisi yang banyak gerakan, seperti acara sepak bola atau video game.

Jadi monitor LED ini lebih baik dibanding dengan LCD. Kelebihan dari LED adalah bisa hemat daya listrik, tampilan layar yang lebih tajam dan lebih baik, radiasi rendah membuat mata tidak cepat lelah.

Untuk kekurangannya adalah apabila mengalami kerusakan akan sulit diperbaiki atau biaya servis yang mahal dari pada jenis lainnya.

Gambar Monitor

Berikut ini adalah gambar beberapa jenis monitor yang banyak beredar di masyarakat.

gambar monitor

Demikiannlah penjelasan lengkap tentang Monitor. Semoga dapat memberikan pencerahan pengetahuan dan wawasan kalian. Terimakasih sudah membaca dan nantikan artikel kami selanjutnya.

Loading...