Pengertian Antivirus, Cara Kerja, Kelebihan Dan Kekurangannya

Posted on

Dalam dunia komputer atau teknologi kita tidak asing dengan istilah Antivirus. Atau bahasa yang lebih sederhananya adalah program penangkal virus. Banyak antivirus yang diciptakan oleh pembuat program (developer) yang bisa ditemukan di internet.

Namun dari sekian banyak, antivirus tersebut tidak serta merta bisa membersihkan virus yang kadang teknologinya lebih tingi dibandingkan antivirusnya.

Berikut ini adalah penjelasan lengkap tentang antivirus, fungsi, jenis dan contohnya yang bisa anda baca secara seksama.

Pengertian Antivirus

pengertian antivirus

Dalam Wikipedia, Antivirus adalah sebuah jenis perangkat lunak (software) yang digunakan untuk mengamankan, mendeteksi, dan menghapus virus komputer dari sistem komputer. Disebut juga dengan perangkat lunka perlindungan virus.

Suatu virus bisa saja menyerang sistem komputer yang sistem keamanannya tidak dilindungi. Dengan adanya virus yang masuk, maka komputer bisa saja mengalami error atau programnya tidak dapat dijalankan.

Selain bisa menyerang komputer dan laptop, virus komputer juga dapat menyerang perangkat keras lainnya seperti memori card, flashdisk atau hardisk eksternal. Jadi sebaiknya sebelum menggunakan perangkat komputer lebih baik melakukan scan terlebih dahulu dengan antivirus.

Suatu antivirus dapat berjalan dengan secara otomatis didalam komputer. Jadi dapat mendeteksi apakah sistem komputer terinfeksi virus atau tidak. Seluruh sistem akan dipindai oleh software ini, ketika menemukan masalah akan ada notifikasi (pemberitahuan) kepada user (pengguna) untuk segera menghapus atau mengabaikannya.

Antivirus yang sudah canggih juga dapat membantu pengguna dari kejahatan internet seperti dapat menangkal malware atau firewall dari suatu website yang tidak aman.

Fungsi Antivirus

Secara umum antivirus berfungsi sebagai:

  • Menghapus virus
  • Mengamankan sistem komputer
  • Mendeteksi adanya virus
  • Melindungi perangkat dari virus
  • Perlindungan pada browser

Secara fungsi utama, antivirus memberikan perlindungan dan mengamkan data di komputer atau perangkat digital lainnya. Dengan adanya fungsi perlindungan ini maka komputer akan lebih aman dan pengguna lebih nyaman menyimpan data didalamnya.

Komputer bisa terkena virus biasanya dari perangkat flashdisk atau dari internet ketika melakukan kegiatan browsing. Virus yang masuk bisa menyebar dan menyerang sistem komputer, untuk itu harus sering melakukan update terbaru pada antivirus.

Contoh Antivirus

Di dunia ini banyak sekali antivirus yang diantaranya adalah:

  • AVG Antivirus
  • Avira
  • Avast
  • Kaspresky
  • Windows Defender
  • Norton
  • McAfee Secure
  • Trend Micro
  • Bit Defender
  • Smadav
  • Microsoft Security Essentials
  • Dan lainnya

Cara Kerja Antivirus

Secara umum, cara kerja dari antivirus adalah sebagai berikut:

Loading...
  • Melakukan deteksi dengan memakai data basis virus signature (Virus Signature Database). Yaitu dengan melakukan pencarian tanda-tanda adanya virus dengan menggunakan kode virus yang sudah dianalisis oleh pembuat anvirus (vendor anvirus).

    Dengan cara ini maka pendeteksian virus lebih cepat dan bisa diandalkan, namun tidak dapat mendeteksi virus baru sampai pada basis data yang baru di instalasikan ke dalam sistem. Untuk itu basis data ini bisa diperoleh dengan cara mengunduh update atau dengan berlangganan.

  • Mendeteksi dengan melihat cara bagaimana virus bekerja. Cara kerja ini adalam pendekatan yang baru yang merupakan teknologi terapan dalam Intrusion Detection System (IDS). Cara kerja ini juga disebut dengan Behavior blocking detection. Cara ini memakai kebijakan yang harus diterapkan dalam mendeteksi keberadaan suatu virus.

    Apabila ada kegiatan yang tidak wajar dari software menurut kebijakan yang diterapkan, maka antivirus akan menghentikan proses yang dilakukan oleh software tersebut.

Jenis Antivirus

Menurut Pengguna
Menurut penggunanya (user), antivirus dibagi menjadi dua yakni Home User (Pengguna rumahan), dan Corporate User (Pengguna jaringan/perusahaan). Pada pengguna rumah, antivirus dapat berjalan seperti biasa.

Sedangkan untuk pengguna jaringan, antivirus bisa melakukan pemindahaan di komputer-komputer klien dalam jaringan yang terhubung seperti pada LAN Network. Selain itu proses pembaharuan komputer klien dalam jaringan tidak harus tersambung ke internet. Komputer klien bisa melakukan pembaharuan langsung dari server jaringan.

Menurut Cara Mendapatkan
Sedangkan berdasarkan cara mendapatkan, antivirus dibagi menjadi sebagai berikut:

  1. Antivirus Gratis (Free Antivirus). Adalah antivirus yang diperoleh dengan cara gratis.
  2. Antivirus Trial (Trial Antivirus). Adalah antivirus yang diperoleh dengan cara gratis tetapi ada batasan waktu.
  3. Antivirus Donasi (Donation Antivirus). Adalah antivirus yang diperoleh dengan cara melakukan donasi kepada perusahaan atau vendor antivirus tersebut.
  4. Antivirus Berbayar (Paid Antivirus). Adalah antivirus yang diperoleh dengan cara melakukan pembelian dengan sejumlah mata uang .

Kelebihan Antivirus

Setiap antirus memiliki kelebihan masing-masing yang kadang tidak sama dengan antivirus lainnya. Namun secara umum berikut adalah kelebihan antivirus:

  • Melindungi semua sistem
  • Proses instalasi mudah
  • Bisa di instal pada browser (AVG, Avira)
  • Scanning virus cepat
  • Data lebih aman karena terlindungi
  • Anti spam
  • Perlindungan terhadap firewall, spyware, dan email-scanner

Kekurangan Antivirus

Untuk kekurangan antivirus antara lain adalah sebagai berikut:

  • Ukuran file lumayan besar
  • Jika harus membeli, maka harganya juga lebih mahal
  • Tidak dapat menghapus virus yang belum dikenali atau virusnya lebih canggih
  • Update membutuhkan koneksi internet dan kadang lama
  • Terkadang ada program yang diidentifikasi melakukan aktivitas tidak wajar dicurigai sebagai virus sehingga bisa menyebabkan program menjadi error.

Demikianlah penjelasan tentang anvitirus sebagai software yang melindungi komputer dan perangkat digital dari virus. Semoga dapat bermanfaat dan bisa menjadi referensi.