pengertian cerpen

Pengertian Cerpen (Cerita Pendek), Unsur dan Contoh

Posted on

Cerpen atau cerita pendek adalah karya sastra yang merupakan sebuah cerita yang disampaikan oleh penulis secara jelas, singkat, dan juga ringkas.

Pada umumnya, cerpen hanya memiliki fokus ke arah satu konflik tertentu dari awal hingga akhir cerita.

Cerpen biasanya terdapat pada majalah, entah itu majalah anak maupun majalah biasa, koran, dan juga menjadi salah satu cerita dalam kumpulan cerpen.

Pengertian Cerpen Menurut Para Ahli

Sudah banyak para ahli yang mengemukakan pendapatnya tentang pengertian cerita pendek, berikut akan kami cantumkan pengertian cerita pendek menurut para ahli, yang di antara lainnya adalah:

#1 J.S. Badudu

Cerita pendek adalah suatu cerita dengan konsentrasi pada suatu kejadian, dimana suatu kejadian tersebut akan menumbuhkan kejadian-kejadian lainnya. Cerita ini hanya berpusat pada satu fokus kejadian saja.

#2 Priyatni

Cerita pendek yang disampaikan oleh Priyatni yaitu adalah salah satu dari bentuk karya fiksi yang memiliki sifat serba pendek dimulai dari cerita yang diungkapkan, isi cerita, pelaku, dan juga jumlah kata-kata yang digunakan di dalam cerpen tersebut apabila cerita pendek dibandingkan dengan prosa lain misalnya novel.

#3 Allan Poe

Allan Poe menyatakan bahwa cerita pendek merupakan cerita atau bacaan singkat yang dapat selesai dibaca dalam satu kali duduk, sekitar setengah hingga dengan dua jam. Cerita ini hanya memiliki efek tunggal. Begitu juga dengan karakter, plot, dan setting ceritanya yang terbatas dan tidak terlalu kompleks

#4 A. Bakar Hamid

Kata ‘pendek’ dalam cerita pendek menurut A. Bakar Hamid harus bisa dilihat dari jumlahnya, kuantitas dari kata yang terdapat di dalam cerpen harus berkisar di antara 500 sampai dengan 20.000 kata.

#5 A. Widyamartaya dan The Liang

Cerpen adalah cerita khayal atau fiktif yang bentuknya merupakan prosa pendek, umumnya sekitar di bawah 10.000 kata yang memiliki tujuan untuk memberikan kesan yang kuat terhadap pembacanya karena terdapat unsur drama (konflik yang dramatis).

#5 Jacob (2001:91)

Seperti yang disampaikan oleh Jacob, cerita pendek merupakan cerita dengan bentuk satu kesatuan yang utuh, dan tidak ada bagian-bagian yang tidak perlu. Hal itu membuat cerita pendek tidak terlalu banyak dan juga pas namun mengandung suatu arti.

#6 Kosasih (2003:431)

Menurut Kosasih, pengertian cerita pendek itu sendiri adalah sebuah karangan yang pendek dan berbentuk prosa. Di dalam karya tulis cerita pendek, dicantumkan sepenggal kisah tentang kehidupan sang tokoh utama yang penuh dengan pertikaian, kejadian mengharukan dan menyenangkan.

Struktur Cerpen

Struktur Cerpen
Struktur Cerpen

Ada 6 elemen yang terdapat di dalam cerita pendek yang dapat membangun cerpen menjadi cerita yang utuh dan baik, 6 elemen tersebut di antaranya adalah:

  1. Abstrak atau gambaran awal
  2. Orientasi yang berhubungan dengan suasana dan waktu pada cerita pendek
  3. Komplikasi yang diartikan sebagai urutan kejadian yang dihubungkan sebagai sebab dan juga akibat
  4. Evaluasi atau konflik yang terdapat pada cerita pendek itu sendiri
  5. Resolusi atau penyelesaian masalah
  6. Koda yang merupakan pelajaran yang didapatkan oleh pembaca dari cerita pendek tersebut

Ciri Ciri Cerpen

Selain hal yang menjadi struktur cerita pendek, ada 5 hal yang menjadi ciri-ciri atau karakteristik cerita pendek yang membuat kita bisa membedakan prosa ini dengan jenis prosa yang lainnya. Ciri-ciri tersebut di antaranya adalah:

1. Isi cerita pendek relatif singkat dan juga padat namun memiliki arti.

2. Penggambaran tokoh yang dilakukan oleh penulis melalui permasalahan serta penyelesaian permasalahan tersebut secara singkat.

Loading...

3. Cerita pendek tentu saja harus memiliki tokoh utama yang akan menjadi pusat dari cerita yang disampaikan.

4. Cerita pendek diharuskan untuk meninggalkan kesan atau efek yang menarik pada pembaca sehingga kemudian para pembaca akan merasa senang karena sudah membaca cerita pendek tersebut.

Baca Juga: Cara Membuat Tinjauan Pustaka

5. Cerita pendek merupakan interpretasi pengarang terhadap kehidupan baik secara langsung maupun tidak langsung.

Unsur-Unsur Cerpen

Seperti hal nya jenis prosa yang lain, cerita pendek juga memiliki beberapa unsur di dalamnya yang dapat membangun cerita pendek itu sendiri.

Hampir Mirip, Ini Unsur Puisi yang harus kamu ketahui

Unsur yang ada di dalam cerita pendek terdiri dari unsur intrinsik dan juga unsur ekstrinsik. Berikut akan kami jelaskan mengenai masing-masing unsur.

1. Unsur Intrinsik

Unsur intrinsik pada cerita pendek di antaranya adalah:

  1. Tokoh beserta dengan penokohannya
  2. Plot atau alur dari cerita yang disampaikan
  3. Latar atau dalam kata lain setting yang digunakan pada cerita pendek
  4. Sudut pandang yang digunakan penulis dalam membuat cerita pendek tersebut
  5. Tema cerita
  6. Gaya Bahasa yang digunakan oleh penulis
  7. Amanat atau nasihat yang ingin disampaikan oleh penulis kepada para pembaca cerita pendek yang sudah dibuatnya

2. Unsur Ekstrinsik

Adapun untuk unsur ekstrinsik, ada 3 hal yang merupakan unsur ekstrinsik dari cerita pendek, di antaranya adalah:

  1. Nilai agama
  2. Nilai sosial dan nilai budaya
  3. Nilai moral

Unsur ekstrinsik ini biasanya digunakan sebagai hal yang menginspirasi penulis dalam membuat karya tulis cerita pendek ini.

Contoh Cerpen

Contoh Cerpen ' Nilai Kejujuran '

contoh cerpen

Nilai Kejujuran

Tak terasa berbulan-bulan sudah berlalu dari awal aku menantikan panggilan pekerjaan. Tidak ada yang ku lakukan setiap hari, aku hanya luntang lantung tak karuan dan tidak memikirkan apapun saat di rumah. Meskipun begitu, aku masih tetap menunggu kesempatan. Suatu hari, aku berjalan di trotoar jalan sambil meratapi nasibku dan menundukkan wajah. Kulihat sesuatu berwarna kecokelatan di ujung trotoar.

Ternyata barang tersebut adalah dompet. Kuambil dompet itu, ku buka dan lihat isinya. Aku langsung bergegas mengembalikan dompet tersebut kepada Pak Wisnu, pemilik dompet itu. Aku menuju alamat yang tercantum pada kartu identitas pak Wisnu. Ketika aku sampai di rumahnya, aku bertemu tukang kebun di sana yang kemudian menyuruh aku untuk menunggu saat beliau memanggilkan pak Wisnu keluar.

“Saya sangat sangat berterimakasih karena kamu sudah mau mengembalikan dompet saya, nak. Namamu siapa? Kamu tinggal dimana? Kerja dimana? Tanya pak Wisnu saat kami sudah bertemu dan aku sudah menyampaikan maksudku untuk mengembalikan dompetnya.

“Saya tinggal di Perumahan Citra Perkasa pak. Kebetulan saya saat ini masih belum bekerja, masih menunggu panggilan kerja. Sudah ada beberapa tempat yang saya coba namun belum ada panggilan” jawabku sambil tersenyum.

“Kamu sarjana apa, nak?” Tanya pak Wisnu lagi.

“Saya sarjana management pak” aku menjawab. “Kalau begitu, kebetulan di perusahaan saya membutuhkan staf administrasi. Jika kamu tertarik, kamu bisa mengunjungi saya di kantor besok jam 9 pagi.” Kata beliau sambil memberikan kartu namanya.

“Saya sangat memerlukan karyawan yang jujur nak, dan saya percaya kamu memiliki kejujuran itu. Contoh kecilnya saja dari niat baikmu mengembalikan dompet saya” sambung pak Wisnu. Setelah berbincang sebentar, aku pun pulang dengan rasa senang. Aku tidak lagi menjadi pengangguran.