Fungsi Dendrit, Pengertian dan Struktur pada Sistem Saraf

Posted on

Dalam Sitoplasma terdapat dendrit. Adapun definisi dari dendrit yaitu sebuah cabang dari sel saraf yang mempunyai fungsu sebagai penerus rangsangan (impuls) dari sel-sel saraf lainnya ke badan sel saraf.

Dendrit dapat menghasilkan neurotransmitter. Dimana neurotransmitter yaitu salah satu kelas zat kimia yang mengangkut pesan antar neuron.

Fungsi Dendrit

Adapun fungsi dari dendrit adalah sebagai berikut:

  • Sebagai penerima impuls dari sinapsis
  • Sebagai penerus impuls menuju badan sel
  • Sebagai penghitung impuls yang masuk
  • Dapat membuat hubungan dengan banyak sel saraf lain karena dendrit mempunyai banyak cabang.
  • Menurunkan sinyal yang berasal dari sinapsis supaya tidak mengedarkan potensial aksi
  • Mempunyai peran pada fungsi ingatan. Hal ini sebab terdapat ptastisitas di dendrit.
  • Merupakan sumber faktor neuromodulator pada jaringan

Pengertian Dendrit

Dendrit dalam Wikipedia adalah cabang dari neuron atau sel-sel saraf. Masing-masing neuron tersusun atas satu badan sel yang didalamnya ada Sitoplasma dan inti sel. Dari badan sel akan ada dua jenis serabut saraf, yaitu dendrit dan akson (neurit)

fungsi dendrit

Loading...

Dendrit berfungsi sebagai pengirim impuls ke badan sel saraf, lalu neuron berfungsi sebagai pengirim impuls dari badan sel ke jaringan lain. Akson seringkali berbentuk panjang, dan dendrit pendek.

Pada neuron hanya memiliki satu akson dan minimal mempunyai satu dendrit. Kedua serabut ini mengandung plasma sel. Di bagian luar akson ada lapisan lemak yang dinamakan dengan mielin yang dimana kumpulan sel Schawann yang lekat pada akson.

Baca Juga: Fungsi Ureter

Sel Schawann merupakan sel glia yang bentuknya seperti selubung lemak pada semua serabut mielin. Membran plasma sel Schawann dinamakan dengan neurilema. Adapun mielin berfungsi untuk melindungi akson dan memberi nutrisi.

Bagian akson yang tidak terbungkus mielin dinamakan dengan nodus Ranvier yang mempunyai fungsi sebagai mempercepat penghantaran impuls.

Struktur Dendrit

Dendrit memiliki ukuran yang sangat pendek serta mempunya cabang yang banyak. Dendrit bisa tumbuh dan tercabut dari soma (badan sel saraf). Beberapa banyak neuron mempunyai banyak dendrit.

Sifat Impuls Dendrit

Struktur serta cabang pada dendrit berpengaruh terhadai penerimaan impuls dari neuron lain termasuk impuls yang lemah. Teori kabel pasif menerangkan tentang perubahan tegangan di area tertentu di dendrit yang bisa mengakibatkan tegangan di membran sel berubah. Hal ini bisa menjadi pengaruh karateristik impuls.

Protein bisa menguatkan atau melemahkan sinapsis dalam penerimaan impuls (rangsangan) dari neuron lain. Selain protein, sodium, kalsium, dan juga kalium ikut mempengaruhi. Zat-zat ini bisa mempengaruhi tegangan dan durasi impuls.

Neurotransmitter

Pada sistem saraf, sel-sel berkomunikasi dengan menggunakan pesan kimia yang dinamakan dengan neurotransmitter. Pengirim pesan disusun untuk mengikat dendrit dari neutron agar merangsang pembentukan tindakan potensial.

Neurotransmitter harus memakai reseptor (struktur pengenalan) pada dendrit dalam melakukan komunikasi. Hal ini sangat penting pada dendrit, dan jenis reseptor yang didalamnya akan menentukan neurotransmitter bisa merangsang masing-masing neuron.

Itulah penjelasan lengkap tentang Dendrit. Semoga bisa bermanfaat dan menambah ilmu kalian.

Loading...