Pengertian Aset Tetap (Aktiva Tetap), Klasifikasi dan Karakteristik

Posted on

Dalam suatu perusahaan ataupun perseorangan yang bergerak pada bidang industri, perdagangan, bisnis jasa tentu saja mempunyai kekayaan yang digunakan dalam menjalankan operasional perusahaan.

Adapun kekayaan yang ada di perusahaan tersebut yaitu aset tetap. Satu dari banyak komponen di laporan keuangan pada akuntansi keuangan, adanya aset tetap sangat dibutuhkan dalam menetapkan operasional perusahaan agar tetap berjalan lancar.

Berikut ini kami akan mengulas secara lengkap tentang Aset tetap atau aktiva tetap. Silakan simak pembahasannya secara lengkap dibawah ini.

Pengertian Aset Tetap (Aktiva Tetap)

Di Wikipedia, Aset Tetap adalah aset berwujud yang kepemilikannya untuk digunakan dalam produksi atau penyediaan barang atau jasa, untuk  dimanfatkan kepada pihak lain, atau untuk tujuan administratif dan bisa digunakan selama lebih dari satu periode.

Definisi aset tetap lainnya yaitu suatu aset berwujud, digunakan dalam perusahaan yang tidak untuk dijual karena dalam rangka aktivitas perusahaan.

Aset tetap termasuk dalam aset tidak lancar biasanya dimiliki untuk digunakan dalam operasi dan tidak untuk dijual kembali.

Pengertian Aset Tetap Menurut Para Ahli

pengertian aset tetap

#1 PSAK (2004)

Aset tetap /Aktiva tetap yaitu aktiva yang berwujud yang didapatkan berbentuk siap pakai atau dibangun dahulu, yang digunakan dalam operasi perusahaan dan memiliki masa manfaat lebih dari satu tahun.

#2 IAI (Ikatan Akuntansi Indonesia)

Aktiva tetap adalah aset berwujud yang diperoleh berbentuk siap pakai dengan dibangun lebih dulu, yang dipakai dalam operasional perusahaan dengan maksud tidak dijual dalam rangka kegiatan normal perusahaan dan memiliki jangka waktu manfaat lebih dari satu tahun.

#3 Martani (2012: 271)

Aset tetap adalah “aset berwujud yaitu memiliki bentuk fisik (tanah, bangunan), berbeda dengan paten atau merek dagang yang tidak mempunyai bentuk fisik (aset tidak berwujud)

#4 Reeve (2012: 2)

Aset tetap (fixed asset) adalah aset yang bersifat jangka panjang atau secara relatif memiliki sifat permanen serta dapat digunakan dalam jangka panjang. Aset ini merupakan aset berwujud karena mempunyai bentuk fisik. Aset ini dimiliki dan digunakan oleh perusahaan dan tidak dijual sebagai bagian dari kegiatan operasi normal.

#5 PSAK (2009:16:1)

Aset tetap adalah:

  1. Aset berwujud yang dimiliki untuk digunakan dalam produksi atau penyediaan barang atau jasa, untuk tujuan administratif, dan
  2. Diharapkan selama lebih dari satu periode

#6 SAK ETAP (Standar Akuntansi Keuangan, Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik)

Aset tetap adalah aset yang berwujud yang:

  1. Dimiliki untuk digunakan dalam produksi atau penyediaan barang atau jasa, untuk direntalkan kepada pihak lain, atau untuk tujuan administratif, dan
  2. Diharapkan akan digunakan lebih dari satu periode.

#7 Mulyadi (2001: 59)

Aset tetap adalah kekayaan perusahaan yang memiliki wujud, mempunyai manfaat ekonomis lebih dari satu tahun, dan diperoleh perusahaan untuk melaksanakan kegiatan perusahaan, bukan untuk dijual kembali.

#8 Soemarso S.R. (2005:20)

Aset tetap adalah aset berwujud yang masa manfaatnya lebih dari satu tahun, digunakan dalam kegiatan perusahaan, dimiliki tidak untuk dijual kembali dalam kegiatan normal perusahaan dan memiliki nilai yang cukup besar.

#9 Baridwan (2008:271)

Aset tetap yang sifatnya relatif permanen yang digunakan dalam kegiatan perusahaan yang normal. Istilah relatif permanen menunjukkan sifat dimana aset yang bersangkutan dapat digunakan dalam jangka waktu yang relatif cukup lama. Untuk tujuan akuntansi, jangka waktu penggunaan ini dibatasi dengan “lebih dari satu periode akuntansi”.

Karakteristik Aset Tetap (Aktiva Tetap)

Aset tetap memiliki karakteristik sebagai berikut:

Loading...
  1. Aset itu didapatkan perusahaan untuk dipakai dalam rangka operasional dalam artian tidak untuk dijual belikan.
  2. Aset tersebut mempunyai umur lebih dari satu tahun atau satu periode akuntansi dan disusutkan pada akhir periode.
  3. Aset mempunyai substansi fisik dan memiliki manfaat ekonomi pada masa yang akan datang.

Menurut Jerry J. Weygandt (2007), karakteristik aktiva tetap/aset tetap yaitu:

  • Mempunyai bentuk fisik (bentuk dan ukuran jelas)
  • Dipakai dalam aktivitas operasional
  • Tidak untuk dijual ke konsumen

Soemarso S.R. (2005) juga menyebutkan karakteristik aktiva atau aset tetap yaitu:

  • Masa kegunaannya lebih dari satu tahun
  • Dipakai untuk kegiatan perusahaan
  • Dimiliki tidak untuk dijual kembali dalam kegiatan normal perusahaan
  • Nilainya cukup besar

Jenis-Jenis Aset Tetap (Aktiva Tetap)

S. Munawir (2007) mengemukakan jenis-jenis aktiva tetap yaitu antara lain:

  • Tanah: Yang diatasnya didirikan gedung atau dipakai untuk operasional, seperti lapangan, halaman, tempat parkir dan lainnya.
  • Bangunan: Seperti fasilitas yang dipakai untuk kegiatan operasional perusahaan, seperti bangunan kantor, toko atau untuk pabrik.
  • Mesin
  • Inventaris
  • Kendaraan: Adalah fasilitas yang dipakai untuk transporatsi perusahaan
  • Perlengkapan atau alat-alat: Meliputi aset yang dipakai dalam aktivitas operasional (furniture kantor, mesin pabrik, dan lainnya)

Klasifikasi Aset Tetap

Aset tetap terdiri dari barang tak bergerak dan barang bergerak yang dipakai dalam kegiatan operasional perusahaan, harta yang bisa disusutkan diklasifikasn menjadi sebagai berikut:

Bukan Bangunan

Kelompok 1

Harta yang bisa disusutkan dan tidak masuk dalam kategori bangunan yang memiliki masa manfaat tidak lebih dari 4 tahun.

Kelompok 2

Harta yang bisa disusutkan dan tidak ikut dalam golongan bangunan, yang memiliki masa manfaat lebih dari 4 tahun dan tidak lebih dari 8 tahun. Baca Juga: Definisi Sistem Informasi Akuntansi (SIA)

Kelompok 3

Harta yang bisa menyusut dan yang tidak ikut dalam golongan bangunan, yang memiliki masa manfaat lebih dari 8 tahun dan tidak lebih dari 16 tahun.

Kelompok 4

Harta yang bisa menyusut dan tidak ikut dalam golongan bangunan, yang memiliki masa manfaat lebih dari 16 tahun.

Bangunan

Permanen

Bangunan dan harta yang tidak bergerak lainnya, termasuk tambahan, perbaikan atau adanya perubahan yang dijalankan, yang memiliki masa manfaat 20 tahun.

Tidak Permanen

Bangunan dan harta tidak bergerak lain, termasuk tambahan, perbaikan atau perubahan yang dijalankan, yang memiliki masa manfaat 10 tahun.

Penyusutan Aktiva Tetap (Aset Tetap)

Total pengeluaran yang berjalan ketika suatu periode akuntansi untuk mendapatkan aset tetap tertentu tidak boleh dibebankan semuanya sebagai beban periode berjalan.

Baca Juga: Akuntansi Biaya

Apabila pengeluaran itu dibebankan secara menyeluruh di periode berjalan, maka beban periode berjalan akan terlalu berat sedangkan beban periode berikutnya akan menikmati dan mendapatkan manfaat dari aset tetap itu menjadi lebih ringan.

Pengertian Penyusutan Menurut Para Ahli

Rudianto (2012:260)

Penyusutan yaitu pengalokasian harga perolehan aset tetap menjadi beban ke dalam periode akuntansi yang menikmati manfaat dari aset tetap tersebut.

PSAK (2009:16:4)

Penyusutan yaitu alokasi sistematis jumlah yang dapat disusutkan suatu aset selama masa manfaatnya.

Kartikahadi (2012:344)

Penyusutan adalah proses pengalokasian biaya perolehan suatu aset tetap sedemikian sehingga jumlah yang dapat disusutkan dari suatu aset tetap dapat dialokasikan secara sistematis selama umur manfaatnya.

Contoh Aset Tetap

  • Tanah
  • Bangunan ruko, toko, gedung bertingkat, hotel, apartemen, villa
  • Mesin
  • Alat berat
  • Kendaraan
  • Peralatan kantor
  • Dan lain sebagainya