Pengertian Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka, Ciri-Ciri dan Contohnya

Posted on

Pancasila sebagai sebuah ideologi terbuka telah berkembang sejak tahun 1985. Namun semangat ini telah tumbuh sejak Pancasila itu sendiri ditetapkan sebagai sebuah dasar Negara (Emran, 1994:38).

Pancasila yang merupakan Ideologi bangsa Indonesia dan sebagai acuan dalam melakukan kegiatan di sendi-sendi kehidupan, menjadikan sifatnya harus terbuka, luwes dan fleksibel.

Pancasila sebagai ideologi terbuka sudah dibuktikan dengan sifat-sifatnya yang melekat di Pancasila ataupun kekuatan yang ada didalamnya, yakni memenuhi persyaratan kualitas tida dimensi. Untuk lebih lengkapnya pancasila Sebagai Ideologi terbuka, simak penjelasan kami berikut.

Pengertian Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka

Pancasila sebagai ideologi terbuka adalah Pancasila sebagai sebuah ideologi yang dapat menyesuaikan diri dengan jaman yang terus berkembang tanpa terjadi perubahan pada nilai dasarnya.

Pancasila dapat disebut sebagai ideologi terbuka sebab Pancasila mempunyai kesesuaian antara Bangsa Indonesi dalam memandang hidup dan budaya bangsa, lebih dari itu pancasila mempunyai derajat yang paling tinggi sebagai nilai hidup kebangsaan dan kenegaraan meliputi tujuan hidup, pandangan hidup, dan juga pedoman hidup.

Faktor Yang Mendorong Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka

Menurut Moerdiono (BP7 Pusat, 1992:399) menyatakan bahwa terdapat beberapa faktor yang membuat pemikiran Pancasila sebagai sebuah ideologi terbuka, antara lain yaitu:

  • Dalam proses pembangunan nasional berencana, adanya dinamika masyarakat yang berkembang dengan pesat. Hal itu tidak seluruh persoalan kehidupan bisa ditemukan jawabannya secara ideologis dalam pemikiran ideologi-ideologi sebelumnya.
  • Kenyataan bangkrutnya ideologi tertutup seperti marxismeleninisme/komunisme. Saat ini kubu komunisme dikehendaki pada pilihan yang amat berat, menjadi sebuah ideologi terbuka atau tetap bertahan dengan ideologi lainnya.
  • Pengalaman sejarah politik dari bangsa Indonesia dengan adanya pengaruh komunisme sangat penting. Karena pengaruh ideologi komunisme tersebut yang bersifat tertutup, pancasila pernah turun menjadi sebuah dogma yang kaku. Baca Juga: Pengertian Budaya DemokrasiPancasila tidak terlihat sebagai acuan bersama, namun sebagai senjata konseptual untuk menyerang lawan-lawan politik. Kebijaksaan pemerintah ketika itu menjadi absolute. Konsekuensinya adalah adanya perbedaan yang menjadi alasan untuk secara langsung dianggap sebagai anti Pancasila.
  • Adanya tekad kita untuk menjadikan Pancasila sebagai satu-satunya asas dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Istilah Pancasila yang menjadi satu-satunya asas sudah dicabut dengan adanya ketetapan MPR tahun 1999.
Baca Juga :  Makna Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka dan Dasar Negara

Tetapi pencabutan ini dimaksudkan untuk mengembalikan fungsi utama Pancasila sebagai dasar Negara. Dalam kedudukannya sebagai dasar Negara, Pancasila harus dibuat sebagai jiwa (volkgeits) bangsa Indonesia di kehidupan berbangsa dan bernegara utamanya dalam pengembangan Pancasila sebagai ideologi terbuka.

pengertian pancasila sebagai ideologi terbuka

Ciri-Ciri Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka

  • Mempunyai cita-cita dari seluruh bangsa Indonesia
  • Dalam bentuk nilai-nilai dan cita-cita yang berasal dari semua masyarakat Indonesia
  • Dinamis
  • Adalah hasil sebuah musyawarah dan konsensus masyarakat
  • Cita-cita dasar yang ingin direalisasikan dari masyarakat itu sendiri tanpa adanya paksaan dari kekuasaan manapun.
  • Terbuka kepada perubahan yang datang dari luar, menjunjung tinggi kebebasan dan integritas menentukan nilai-nilai dari luar yang bisa berpengaruh dan merubah nilai dasar selama ini telah ada dan mana yang tidak dapat diubah.

Ciri-Ciri Ideologi Terbuka

Adapun ciri-ciri ideologi terbuka adalah sebagai berikut:

  1. Adalah sebuah kekayaan budaya, masyarakat dan rohani.
  2. Nilainya tidak diciptakan oleh negara, tetapi digali dari kehidupan masyarakat.
  3. Isinya tidak instan atau operasional menjadikan setiap generasi dapat menafsirkan menurut zamannya.
  4. Memberikan insrpiasi masyarakat untuk bertanggung jawab.
  5. Menghargai keanekaragaman atau pluralitas menjadikan bisa diterima oleh semua latar belakang agama dan budaya.

Syarat Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka

Syarat pancasila sebagai ideologi terbuka yaitu:

  1. Mempunyai nilai dasar yang berasal dari masyarat atau kenyataan bangsa Indonesia seperti berketuhanan, berperikemanusiaan, persatuan, kerakyatan dan keadilan. Dan nilai-nilai tidak dipaksakan dari luar atau bukan pemberian negara.
  2. Mempunyai nilai instrumental untuk menjalankan nilai dasar, seperti UUD 45, UU, peraturan-peraturan, ketetapan MPR , DPR dan lainnya.
  3. Mempunyai nilai praktis sebagai penjabaran nilai instrumental. Nilai praktis yang terkandung dalam realita sehari-hari yaknik bagaimana cara kita menjalankan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari seperti toleransi, gotong royong, musyawarah dan lain sebagainya.
Baca Juga :  Pengertian Sistem Pemerintahan Presidensial dan Ciri-Cirinya Terlengkap

Demikianlah telah dijelaskan tentang Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka. Semoga dapat menambah referensi pengetahuan kalian. Terimakasih sudah datang dan membaca artikel di blog kami, nantikan artike berikutnya.