Pengertian Nabi Dan Rasul, Sifat, Tugas, Perbedaan

Posted on

Umat Islam tentu sudah tidak asing lagi dengan Istilah Nabi ataupun Rasul. Karena Rasul adalah Panutan dan Tauladan seluruh Umat Islam.

Rasullulah SAW adalah nama yang sering disebut dalam segala ucapan seperi dalam berdoa, bersholawat, didalam Al-Qur’an. Rasulullah SAW merupakan suri tualadan yang harus di Imani.

Untuk itu kali ini izinkan kami membahas secara mendetail tentang Nabi dan Rasul, apa saja sifatnya, jumlah Nabi, dan perbedaan antara Nabi dan Rasul. Maka simak baik-baik ulasan dibawah ini dengan seksama.

Definisi Nabi Dan Rasul

Nabi adalah seorang hamba Allah yang diberikan kepercayaan dan diberikan wahyu oleh Allah SWT. Tetapi tidak diperintahkan untuk menyampaikan wahyu tersebut kepad kaumnya.

Kemudian definisi Rasul yaitu seseorang yang sudah diberikan kepercayaan dan diberi wahyu oleh Allah SWT untuk diamalkannya dan kemudian harus disampaikan kepada umatnya

Definisi lain dari Nabi yaitu seorang yang dengan jenis kelamin pria yang memperoleh wahyu dari Allah SWT tetapi tidak wajib diserbarkan kepada orang lain. Dan Rasul yaitu seseorang dengan jenis kelamin laki-laki yang memperoleh wahyu dari Allah SWT dan mempunyai kewajiban untuk menyebarluaskan wahyu tersebut.

Terdapat tida ajaran utama yang harus disampaikan oleh Rasul kepada Ummatnya, yakni:

  • Akidah: Memberikan tuntunan Iman jika Allah itu Esa. Tidak ada yang wajib disembah kecuali Allah. Ajaran ini mengajarkan tuntunan untuk meyakinai segala hal ghaib seperti adanya surga dan neraka.
  • Syariat: Memberi pelajaran kepada ummatnya untuk menjauhi segala yang dilarang dan juga untuk menjalankan perintah-Nya
  • Akhlak: Akhlak atau moral memberi pelajaran mengenai sikap mulia dan berbuat kebaikan.
Baca Juga :  Pengertian Riba, Dalil, Contoh, Jenis-Jenis, Cara Menghindari

Sifat Nabi Dan Rasul

Menjadi seorang Nabi dan Rasul tentu bukanlah hal yang sembarangan. Masing-masing Nabi dan Rasul harus mempunyai sifat-sifat Nabi dan Rasul yang layak dicontoh Umatnya.

Diantara sifat-sifatnya adalah:
Pengertian Nabi Dan Rasul

  • Siddiq: Yang berarti benar dalam perkataan dan perbuatan
  • Amanah: Yang berarti dapat dipercaya
  • Fathonah: Yang berarti cerdas, dan juga
  • Tabliq: Yang berarti menyampaikan wahyu atau risalah dari Allah

Kriteria Nabi Dan Rasul

Disebut Nabi dan Rasul mempunyai beberapa kriteria yang harus dipenuhi, antara lain:

1.Dipilih dan diangkat oleh Allah
2.Memperoleh wahyu dari Allah
3.Memiliki sifat cerdas
4.Dari Umat Bani Adam (Manusia)
5.Nabi dan Rasul adalah seorang pria

Tugas Nabi Dan Rasul

Tugas dari Nabi dan Rasul antaralain sebagai berikut:

  • Menyampaikan wahyu dari Allah SWT kepada Ummatnya
  • Mengajak dan mentauhidkan Allah, bahwa Allah yang wajib dan patut untuk disembah yang menciptakan alam semesta dan juga isinya.
  • Meluruskan umatnya dari segala bentuk kesesatan dan mengajak ke jalan yang benar/lurus.
  • Menyampaikan kabar gembira kepada orang-orang yang beriman dan bertaqwa dan juga memberi peringatan terhadap umat manusia

Perbedaan Nabi Dan Rasul

Nabi dan Rasul memiliki perbedaan antara lain:

  • Nabi mendapatkan wahyu hanya untuk dirinya sendiri, sedang Rasul tidak hanya untuk sendiri tetapi diperintahkan Allah untuk disampaikan kepada seluruh umatnya.
  • Apabila Nabi belum tentu Rasul, tetapi Rasul pasti seorang Nabi
  • Jumlah Nabi sangatlah banyak bahkan sampai ratusan ribu, tetapi jumlah Rasul sangat sedikit. Tetapi yang harus diketahui dan di imani hanya 25 Nabi.

Dalam suatu hadits yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi, dari Abi Dzar bahwa Rasullullah SAW bersabda yang artinya “Ketika ditanya tentang jumlah para Nabi “Jumlah para Nabi itu 124.000 Nabi, lalu berapa jumlah Rasul diantara mereka? Beliau menjawab: 312“.

Baca Juga :  Pengertian Wakaf, Rukun, Syarat, Tujuan, Fungsi, Dasar Hukum, Macam-Macam

Yuk Baca Juga:

  • Nabi yang pertama kali di utus ke Bumi adalah Nabi Adam Alaihissalam, sedang Rasu pertama adalah Nuh Alaihissalam. Nabi dan Rasul penutup dan juga menjadi Nabi yang rahmatalli’alamin adalah Nabi Muhammad SAW.
  • Jenjang kerasulan lebih tinggi daripada jenjang Nabi. Rasul diutus sesudah menjadi Nabi, dan rasul lebih utama dibanding Nabi.

Dari seluruh Rasul, hanya Nabi Muhammad SAW yang memperoleh gelar Resmi Rasulullah yaitu satu-satunya Nabi dan Rasul yang kewajibannya mencakup semua umat di seluruh Alam. Rasulullah juga merupakan penutup para Nabi.

Itulah tadi telah saya jelaskan tentang Nabi dan Rasul. Semoga dapat membantu kalian dan menambah wawasan ilmu. Terimakasih telah berkunjung.