Pengertian Flashdisk, Sejarah, Cara Kerja dan Fungsinya

Posted on

Flasdisk merupakan perangkat keras atau perangkat tambahan yang dapat digunakan untuk menyimpan data dalam bentuk digital. Flasdisk juga disebut dengan USB Flash Drive.

Dengan bertambahkan kemajuan dibidang teknologi, kebutuhan untuk penyimpanan data sangat penting. Selain data dapat disimpan dalam kepingan cd atau Dvd juga bisa disimpan dalam Flashdisk.

Pengertian Flashdisk

Flashdisk adalah sebuah media untuk menyimpan data secara portabel yang bisa disambungkan dengan port USB pada sebuah komputer atau laptop.

Sejarah Flashdisk

Flashdisk yang merupakan media penyimpanan pada mulanya tidak terlalu dipentingkan seperti sekarang ini. Ketika pertama muncul flashdisk memiliki ukuran yang kurang dari setengah giga atau hanya 512 MB saja.

Ukuran tersebut lebih kecil daripada ukuran CD atau DVD yang berukuran 700MB. Dengan seiring berjalan waktu hingga terus mengalami kemajuan teknologi keberadaan dari flashdisk ini menjadi sesuatu yang wajib dibawa.

Mengingat jika ada orang belum mempunyai laptop atau komputer maka dia bisa membeli flashdisk untuk mendukung kinerja aktivitasnya seperti sekolah, bekerja dan lain sebagainya.

pengertian flashdisk

Saat ini flashdisk telah mengalami kemajuan dan peningkatan dalam ukuran mulai dari 4Gb, 8GB, 16GB, 32GB, 64GB, 128GB hingga bahkan ada yang berkapasitas 1TB.

Dengan kapasitas yang terus meningkat maka tidak perlu lagi menggunakan media penyimpanan seperti disket yang saat ini susah untuk ditemui. Saat ini dipasaran sudah banyak beredar berbagai merk flashdisk dengan berbagai ukuran kapasitas penyimpanan.

Ukuran flashdisk yang kecil dan simpel menjadi pertimbangan orang agar mudah dalam membawa dan ringan. Dan juga flashdisk merupakan perangkat keras yang sifatnya non volatile, yang artinya data yang tersimpan tidak dapat hilang walaupun flashdisk dicabut atau tidak memiliki aliran listrik.

Di sebagina memori internal komputer kadang-kadang data yang sudah disimpan akan hilang pada saat komputer dimatikan. Lebih dari itu flashdisk sangat efektid dan efisien sebab data yang tersimpan dapat diubah setiap waktu.

Cara Kerja Flashdisk

Flashdisk dapat digunakan dengan mudah, cara kerjanya adalah cukup dengan menancapkan flasidisk ke port USB pada laptop atau komputer hingga muncul keterangan atau pemberitahuan di My Computer bahwa flashdisk sudah terbaca.

Baca Juga :  Fungsi LAN Card, Pengertian dan Jenisnya Pada Komputer

Jika sudah terbaca maka anda dapat dengan mudah menggunakan flashdisk atau membuka file yang berada didalamnya.

Fungsi Flashdisk

USB flash drive mempunyai fungsi untuk menyimpan file. Adapun fungsinya juga dapat untuk menyimpan data berupa tulisan, gambar, mp3, video serta aplikasi perangkat lunak (software). Selain dapat menyimpan, flashdik juga dapat digunakan untuk memindahkan file yang ada didalamnya ke komputer atau laptop.

Flashdisk juga dapat digunakan untuk instalasi sistem operasi windows atau linux jika dibuat bootable. Digunakan untuk menyimpan data-data penting lainnya.

Baca Juga: Pengertian Scanner

Dengan dapat menyimpan file, maka keberadaan flashdisk akan memudahkan pekerjaan. Bentuknya yang kecil dan ringan sangat tepat untuk berbagai kebutuhan dari pelajar, mahasiswa, pekerja dan masyarakat umum karena mudah dibawa kemanapun.

Kebutuhan untuk memindahkan berbagai jenis file yang bertujuan untuk melakukan backup data juga semakin dimudahkan karena fungsiya yang kompatibel di semua perangkat. Selain pada komputer atau laptop, flashdisk juga dapat dipakai untuk menyimpan lagu-lagu atau DVD player.

Kelebihan dan Kekurangan Flashdisk

Flashdisk yang merupakan media penyimpanan yang simpel serta efisien memiliki kelebihan dan kekurangan. Hal tersebut memberikan informasi atau hal yang harus dipertimbangkan ketika ingin membeli flashdisk. Adapun kelebihan dan kekurangan dari flahdisk antara lainya;

Kelebihan Flashdisk

  • Memiliki ukuran yang kecil dan simpel tetapi bisa menyimpan file yang berukuran besar. Semakin besar kapasitas flashdisk maka akan dapat menyimpan file yang banyak, namun bentuknya tetap kecil. Hal ini merupakan daya tarik dari Flashdisk sehingga banyak orang menggunakannya.
  • Flashdisk bisa dipakai sebagai media instalasi windows dengan membuatnya Bootable Windows.
  • Mudah digunakan dan tidak membutuhkan instalasi dan juga tidak memerlukan waktu yang lama.
  • Dengan penggunaan yang benar tentu saja akan membuat umur flashdisk awet. Serta akan meminimalisir kemungkinan terserang virus yang berasal dari komputer atau internet. Sangatlah hati-hati dalam mencabut flashdisk dari komputer agar data yang ada didalamnya rusak atau tidak tersimpan dengan baik.
  • Harganya terjangkau. Hal ini membuat flashdisk dapat dibeli oleh kalangan bawah, pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum.

Kekurangan Flasdisk

  • Ukuran yang kecil membuat flashdisk harus hati-hati untuk dibawa karena bisa saja hilang atau terjatuh dijalan.
  • Selain bisa saja hilang atau terjatuh, flashdisk juga harus disimpan dan dijauhkan dari air atau api. Karena jika flashdisk terkena air seperti ikut dicuci dapat merusak atau konsleting pada saat digunakan di komputer.
  • Penggunaan flashdisk pada anak-anak harus dibawah pengawasan orang tua agar tidak disalahgunakan untuk menyimpan file-file seperti film porno, atau gambar-gambar yang tidak layak dilihat untuk seusia anak kecil.
Baca Juga :  Pengertian Scanner, Fungsi, Jenis-Jenis, Cara Kerja

Jenis-Jenis Flashdisk

Flashdisk memiliki jenis yang bisa dibedakan dalam beberapa hal antara lain:

Bentuk
Flashdisk memiliki bentuk yang beragam, dari bentuk yang standar, unik seperti tokoh kartun, gelang, kendaraan dan hiasan. Sehingga flashdisk yang beredar dipasaran juga beragam bentuknya.

Baca Juga: Fungsi LAN Card

Ukuran
Flashdisk yang beredar dipasarang memiliki ukuran yang berbeda-beda dari 2Gb, 4GB, 8GB, 16GB, 32GB, 64GB bahkan hingga 1B>

Merek
Terdapat banyak merk flashdisk yang banyak dijual dipasaran, seperti Crosair, Sony, Samsung, Scandisk, Toshiba, Kingston, Adata, HP, Philips dan lain-lain.

Jenis Port USB
Flashdisk saat ini telah banyak jenis port usb. Untuk yang terbaru ada flashdisk dengan port USB Type C. Sedangkan yang umum beredar antara lain dengan port USB 2.0, USB 3.0, USB micro-B.

Tips Membeli Flashdisk

Untuk membeli flashdisk maka dapat memperhatikan beberapa hal berikut ini.

Harga
Apabila harga flashdisk murah dengan ukuran penyimpanan yang besar dibandingkan dengan flashdisk yang ukuran penyimpanan dibawahnya lebih mahal maupun berbeda sedikit maka harus dicurigai karena tentu saja kualitasnya akan berbeda. Seperti pepatah “ada harga, ada kualitas”

Warna Casing Flashdisk
Jika anda membeli barang murah ataupun kw apabila diperhatikan dengan seksama akan terlihat perbedaan yaitu barang kw lebih menonjolkan warna yang pudar/terlihat kusam daripada dengan barang asli. Hal ini juga berlaku pada flashdisk. Karena saat ini sudah banyak juga flashdisk KW dengan merek terkenal seperti yang sudah disebutkan diatas.

Itulah penjelasan lengkap tentang Flashdisk. Semoga dapat menambah wawasan dan referensi ilmu anda. Nantikan artikel berikutnya.

5 (100%) 17 votes