Pengertian Coworking Space, Fungsi, Tujuan, Konsep dan Fasilitas

Posted on

Saat ini Coworking Space sudah mulai banyak tersebar di beberapa kota besar di Indonesia. Seperti Coworking Space Jakarta telah banyak disinggahi karena kenyamanan dan fasilitas yang diberikan. Di daerah lain seperti Surabaya, Makassar, Lampung, Bandung, dan lainnya sudah banyak muncul Coworking Space.

Lalu apa definisi dari Coworking Space, fungsi dan tujuannya? berikut ini kami akan mengulas secara lengkap. Simak selengkapnya di dibawah ini.

Pengertian Coworking Space

Pengertian Coworking Space berdasarkan dari kamus Oxford merupakan lingkungan kerja atau kantor yang digunakan oleh orang-orang yang bekerja sendiri atau bekerja untuk perusahaan yang berbeda-beda1. Secara khusus coworking space menawarkan lingkungan kerja yang saling berbagi peralatan, ide dan pengetahuan.

Selain itu, pengetian lainnya yaitu coworking space meliputi penyewaan ruang kerja yang digunakan secara bersama-sama dan terbuka dengan pengguna lainnya dengan penggunaan waktu yang fleksibel.

pengertian coworking space

Ruang kerja pada coworking space digunakan oleh orang-orang dengan latar yang berbeda-beda antara lain yaitu, enterpreneur, freelancer, startup, asosiasi, konsultan, investor, artist, peneliti , pelajar dll (Leforestier, 2009, hal. 3).

Dengan berbagai latar belakang pengguna pada coworking space, para coworkers (istilah untuk pengguna coworking space) dapat saling berinteraksi dan menawarkan keahliannya masing – masing untuk sebuah proyek sehingga terjadilah sebuah kolaborasi. Coworking space didasarkan pada nilai-nilai penting yaitu partisipasi, berbagai dan pikiran yang terbuka.

Coworking space pada dasarnya didedikasikan untuk para pengusaha yang merasa sendiri dalam menjalankan usaha, khawatir dengan perasaan terisolasi, kehilangan interaksi antar manusia dan mencoba mencari peluang dari bersosialisasi. Melalui coworking space para pengusaha dapat berbagi pengalamannya mereka (Leforestier, 2009, hal. 4).

Fungsi Coworking Space

Berdasarkan pengertian tersebut, coworking space memiliki fungsi untuk menyediakan ruang kerja untuk orang – orang dengan latar yang berbeda-beda antara lain yaitu, enterpreneur, freelancer, startup, asosiasi, konsultan, investor, artist, peneliti , pelajar dll yang fokus pada menciptakan ruang kerja yang mendukung kolaborasi, partisipasi, keterbukaan, inovasi, fleksibilitas, berbagi peralatan, pengetahuan dan pengalaman.

Tujuan Coworking Space

Adapun tujuan yang ingin dicapai dari sebuah coworking space antara lain yaitu :

  • Membangun sebuah komunitas kerja untuk para coworker
  • Meningkatkan peluang bagi para coworkers dari bersosialisasi
  • Suasana kerja yang lebih kondusif dan kreatif
  • Bekerja menjadi lebih produktif, efisien, dan termotivasi
  • Memperluas jaringan personal maupun profesional dengan cepat.

Konsep Coworking Space

Adapun konsep dari cowor adalah dilakukan di sebuah gedung perkantoran yang besar. Di ruangannya biasanya akan dilengkapi dengan pernak-pernik sedemikian rupa.

Ada bilik-bilik tempat kerja. Untuk desain interior pada bagian tertentu telah terhubung satu sama lain dan pada beberapa pengembang Coworking space justru menghilangkan pemisah antar ruang kerja setiap klien menjadikan penyewa yang mempunyai banyak unit untuk saling berinteraksi satu dengan lainnya.
konsep coworking space

Seringkali pada suatu Coworking space juga diterapkan kriteria tertentu untuk perusahaan atau starup yang hendak bergabung. Hal ini dilakukan agar bisa menjaga kualitas dan juga kadang mempunyai tema usaha tertentu.

Sebagai contoh yaitu ada coworking space yang hanya menerima klien yang bergerak pada bidang pembuatan software dan aplikasi. Dengan adanya pengklasifikasian tersebut akan menjadi potensi tambahan setiap individu untuk memperoleh pengetahuan baru dari orang lain.

Suatu Coworking Space mempunyai kesan “Hommy” yang menjadi daya tariknya. Berbeda dengan kantor konvensional yang sering kali memiliki desain interior monoton. Untuk Coworking spae memberikan atmosfer tempat kerja yang lebih santai dan juga mengutamakan kenyamanan.

Ruangan yang diberi cat modern minimalis dan banyak furniture aneka ragam yang tersusun menyebar di semua area membuat klien tinggal memilih sesuai dengan kebutuhan dan moodnya.

Baca Juga :  Pengertian Cod (Cash On Delivery), Kelebihan, Kekurangan

Fasilitasi pendukung lain adalah layanan mencetak dokumen, jaringan internet supercepat dan kadang juga menyediakan bar yang banyak pilihan minuman dan cemilan ringan.

Fasilitas Coworking Space

Setiap coworking space dapat mempunyai fasilitas yang banyak, berbeda-beda. Oleh sebab itu, banyak yang menyediakan fasilitas speeri High Speed Internet, fasilitas kerja, fasilitas tempat yang nyaman, privasi dan lain sebagainya.

Klasifikasi Coworking Space

Dengan perkembangan yang masif dari coworking space dan bentuk dari model bisnis yang berbeda mulai bermunculan, coworking space dibagi menjadi lima klasifikasi utama yaitu, midsize and big community coworking space, small community coworking space, corporate powered coworking space, university related coworking space, dan popup coworking space.

Kelima klasifikasi tersebut, tidak hanya memiliki perbedaan dalam ukuran saja tetapi juga dalam industri dan jenis operatornya. Berikut ini lima klasifikasi utama pada coworking space (Schuermann, 2014, hal. 28).

Midsize and Big Community Coworking Space

Kategori ini, umumnya memberikan layanan dan ruang untuk 40 (empat puluh) coworker. Pada kategori ini, didefinisikan berdasarkan jumlah atau kapasitas ruang kerjanya, bukan dari sebuah perusahaan atau industri khusus, sehingga memungkinkan untuk memperluas tempat, memperbanyak kapasitas, dan merubah konsep desainnya.

Coworking spaces yang besar dari sebuah industri termasuk dalam jenis kategori ini. Contoh coworking space kategori ini dapat dilihat pada Betahaus di Berlin (Schuermann, 2014, hal. 28).

Small Community Coworking Space

Sebuah komunitas kantor dapat dinyatakan mempunyai sebuah Small Community Coworking Space dengan memberikan layanan dan ruang untuk 10 (sepuluh) coworkers. Pada tipe Coworking Space seperti ini suasana yang ditawarkan sangat hangat, tidak formal, penuh cinta dan kasih sayang. Contoh  coworking space kategori ini dapat dilihat pada pada dilihat pada Soleilles Cowork di Paris (Schuermann, 2014, hal. 28).

Corporate Powered Coworking Space

Peningkatan jumlah perusahaan besar yang menemukan model bisnis dari coworking space menjadikan coworking space sebagai tambahan ruang untuk bekerja, riset dan inovasi. Hal tersebut, dimanfaatkan oleh perusahaan besar sebagai langkah untuk meningkatkan kinerja dan profit dari perusahaan.

Pada tipe ini, coworking space tersebut memiliki akses terbatas, seperti hanya bisa digunakan oleh para pekerja yang bekerja dibawah perusahaan tersebut. Akan tetapi, agar konsep coworking space ini lebih bisa tercapai, tidak tertutup kemungkinan coworking space tipe ini akan membuka layanannya untuk para pekerja dan para freelancer yang bekerja sama dengan perusahaan tersebut.

Contoh coworking space kategori ini dapat dilihat pada Network Orange di Toronto, dimana tempat tersebut disponsori oleh ING Direct Bank (Schuermann, 2014, hal. 28-29).

University Related Coworking Space

Coworking space merupakan tempat yang ideal untuk mengaplikasikan atau mencoba ilmu dan pengetahuan yang baru diperoleh. Coworking space jenis ini berfungsi sebagai penghubung antara teori dan praktek yang akan membantu para pelajar untuk mengerti dan mendalami sebuah proyek. Dalam kategori ini universitas dapat bertindak sebagai operator atau mitra perusahaan dalam coworking space.

Contoh yang paling menonjol dapat dilihat pada Startup Sauna di Helsinki, yaitu sebuah proyek yang dimulai oleh mahasiswa dari Aalto University (Schuermann, 2014, hal. 29-30).

Popup Coworking Space

Popup Coworking Space merupakan tempat yang berisikan oleh komunitas aktif yang berkegiatan sementara. Tempat ini biasanya dibuat untuk uji coba untuk sebuah coworking space permanen di masa yang akan datang atau dibangun oleh sebuah perusahaan atau industri tertentu untuk menyelesaikan sebuah proyek tertentu, seperti sebuah proyek yang melibatkan banyak kelompok internal perusahaan dan partner kerja sama dari luar perusahaan.

Contohnya yaitu Coworking Space of the Swiss Federal Railways (Schuermann, 2014, hal. 30-31).

Nilai-Nilai Pada Coworking Space

Coworking space merupakan sebuah lingkungan kerja yang menawarkan gaya kerja yang kolaboratif, fleksibel, dan mandiri yang didasarkan pada saling percaya dan berbagi pengetahuan dan nilai-nilai antar anggotanya. Coworking space dapat digambar kedalam lima kata sifat yaitu fleksibel, menyenangkan, kreatif, ramah, dan inspiratif.

Oleh karena itu, jenis perilaku yang mengarah ke suasana itu harus dianggap sebagai nilai – nilai. Berikut ini nilai-nilai yang terdapat pada coworking space (Stumpf, 2013, hal. 6).

Baca Juga :  Pengertian Cod (Cash On Delivery), Kelebihan, Kekurangan

Komunitas
Memiliki komunitas yang kuat dan yang memberi rasa memiliki adalah nilai yang paling penting dalam coworking space. Hal ini dilihat sebagai faktor keberhasilan dari coworking space tergantung pada komunitasnya.

Coworking space tidak dilihat sebagai layanan yang satu arah melainkan hubungan dua arah. Orang yang memanfaatkan juga memberi kontribusi kepada yang lainnya. Orang yang bekerja pada coworking space disebut sebagai Community Manager yang memiliki peran mendorong dan mendukung komunitas.

Dalam sebuah perusahaan konvensional karyawan juga membangun komunitas. Karyawan bekerja sama sebagai rekan dan kemudian dapat menjadi teman. Sedangkan untuk freelancer keterikatan sosial semacam ini sering hilang. Para freelancer datang ke coworking space untuk menjadi bagian dari sebuah kelompok sosial (Stumpf, 2013, hal. 6).

fasilitas coworking space

Dalam komunitas, interaksi sosial secara formal maupun informal dinilaisangat tinggi dan penting dalam sebuah coworking space seperti makan siangbersama dan berbicara tenatng proyek-proyek lain untuk memperluas cakrawala.

Selain itu, acara – acara komunitas juga sering diadakan di coworking space. Kesediaan sederhana untuk menghabiskan waktu bersama-sama merupakan nilai yang penting pada coworking space (Stumpf, 2013, hal. 6).

Aksesibilitas
Nilai ini memiliki 4 (empat) aspek yang berbeda. Pertama coworking spacedapat diakses untuk orang atau kelompok yang sangat beragam. Orang harus merasadisambut dan suasana harus hangat. Kedua, aksesibilitas secara keuangan.

Coworking space merupakan sebuah layanan dalam kelompok sosial dan harga sewa meja kerja harus serendah mungkin. Ketiga, bersikap terbuka dan menyambut tamu misalnya saat acara-acara komunitas. Keempat, yaitu aksesibilitas secara fisik bagi penyandang cacat (Stumpf, 2013, hal. 6).

Kolaborasi
Freelancer atau enterpreneur umumnya dapat bekerja sendiri dibanding dengan pegawai pada perusahaan konvensional. Tapi para freelancer dan enterpreneur ini tetap masih bisa bekerja sama dan hal ini yang sangat diapresiasi pada coworking space.

Dalam komunitas di coworking space, coworkers dapat menemukan layanan spesialis yang dibutuhan (misalnya desainer web), atau coworkers dapat berbagi ide satu sama lain untuk mendapakan umpan balik. Selain itu, melalui kerjasama bahkan layanan baru atau bisnis baru dapat lahir dan menyebabkan kemitraan profesional antar coworkers.

Nilai inti disini adalah kesediaan individu untuk bekerja dengan orang lain. Kolaborasi termasuk juga dalam arti saling berbagi pengetahuan dan pengalaman (Stumpf, 2013, hal. 6).

Komunikasi
Manfaat dari coworking space hanya dapat dirasakan melalui komunikasi. kesediaan untuk secara aktif berbagi pengetahuan dan belajar dari orang lain merupakan hal yang penting dalam coworking space. Tanpa komunikasi orangorang hanya akan menjadi semacam orang luar yang hanya memanfaatkan namun tidak berkontribusi (Stumpf, 2013, hal. 6).

Keterbukaan
Keterbukaan memiliki arti pola pikir yang terbuka terhadap ide-ide baru dan sudut pandang yang berbeda, terbuka untuk mengubah pola pikir sendiri dan terbuka untuk belajar dan mengajar setiap waktu.

Prasyarat keterbukaan adalah kepercayaan, tanpa kepercayaan misalnya bahwa ide mereka tidak ada yang akan mencuri, berbagi ide mejadi hal yang mustahil. Sehingga tanpa adanya keterbukaan, beberapa manfaat dari kerja bersama seperti umpan balik yang berkualitas tidak dapat direalisasikan (Stumpf, 2013, hal. 6-7).

Kreativitas
Sebagian besar coworkers bekerja di industri kreatif, mereka dituntut harus selalu kreatif dan sikap itu dapat dibagi pada orang lain. Bekerja pada coworking space tidaklah rutin. Dalam coworking space ruang dan komunitas selalu berubah dari waktu ke waktu.

Perubahan secara terus menerus tersebut merupakan hasil dari keberlanjutan kreativitas dan inovasi. Untuk menganggapi perkembangan tersebut, penting untuk selalu menyesuaikan dengan komunitas pada coworking space. Ideide baru dipahami sebagai dasar dan prasyarat untuk memecahkan setiap masalah (Stumpf, 2013, hal. 7).

Itulah penjelasan lengkap tentang Coworking Space. Semoga bisa bermanfaat dan dapat menjadi referensi kalian. Terimakasih sudah berkunjung dan nantikan artikel selanjutnya.