Fungsi Stomata, Pengertian, Struktur Tipe pada Tumbuhan

Posted on

Stomata merupakan sebuah lubang atau celah yang ada pada epidermis tumbuhan yang mempunyai warna hijau dan dibatasi oleh sel khusus yang dinamakan dengan sel penutup.

Sel penutup dikelilingin dengan sel-sel yang berbentuk sama atau berbeda dengan sel epidermis lain yang dinamakan dengan sel tetangga.

Fungsi Stomata

Pada tumbuhan selain adanya xilem dan floem juga terdapat stomata. Adapun fungsi stomata yaitu antara lain:

Mengambil Karbondioksida dan Mengeluarkan Air

Tumbuhan memerlukan karbondioksida untuk melakukan proses fotosintesis. Berbeda pada manusia yang melepaskan karbondioksida. Karbondioksida telah ada pada lapisan atmosfer.

Manusia, serta kendaraan bermotor ataupun industri mengeluarkan gas karbondioksida yang bisa menjadi penyebab pencemaran udara. Sedangkan pada tanaman karbondioksida dibutuhkan selama siang hari.

Baca Juga: Pengertian Organisme

Bagian udara pada daun dipenuhi dengan uap air yang keluar dari daun melalui stomata. Ini disebut dengan proses transpirasi. Tanaman tidak bisa memperoleh karbondioksida tanpa mengeluarkan uap air itu.

Pendekatan Alternatif

Seringkali karbondioksida diproses menjadi ribulose-1,5 bisphospate (RuBP) oleh enxim RuBisCO pada mesophyll dibawa secara langsung kepada bagian udara pada daun.

RuBisCO memerlukan konsentrasi karbondioksida yang tinggi yang artinya memerlukan stomata yang lebar dan mengakibatkan kehilangan banyak uap air.

fungsi stomata
fungsi stomata

Lubang pada stomata bisa dipakai dalam penghubung dengan molekul yang turunannya karbondioksida yang tinggi. PEPcase (Phosphoenolpyruvate carboxylase). Ini dapat menghasilkan olahan karbondioksida dalam proses menghasilkan energi yang baik.

Sebagai hasil dari PEPCase menjadi sebuah alternatif ketika air yang ada sedikit namun cahaya yang ada banyak. Atau pada saat temperatur tinggi meningkatkan daya larut oksigen dari karbondioksida yang bisa memperbesar oksigenisasi RuBisCO.

Pertukaran Gas

Stomata dapat mengatur pertukaran gas antara oksigen dan karbondioksida di daun. Hal tersebut sangat dibutuhkan dalam mengatur jalannya metabolisme seperti fotosintesis dan respirasi anerobik dalam sel tumbuhan.

Baca Juga :  Fungsi Nukleolus, Pengertian dan Strukturnya

Merespon Perubahan Lingkungan

Fungsi utama dari stomata yaitu berperan pada fotosintesis, transportasi air tanaman dan pertukaran udara. Kepadatan stomata dan lubang stomata dipengaruhi oleh faktor lingkungan seperti konsentrasi karbondioksida, tingkat cahaya, temperatur udara, dan durasi siang hari.

Baca Juga: Fungsi Alveolus

Penurunan jumlah stomata yaitu cara tumbuhan merespon untuk meningkatkan karbondioksida dalam atmosfer. Apabila kita dapat melakukan deteksi mengenai perubahan lingkungan melalui perilaku stomata pada tumbuhan. Ketika kualitas udara tidak baik maka stomata akan menurun.

Stomata Sebagai Jalur Pathogen

Stomata juga berfungsi sebagai jalur patogen. Stomata secara nyata adalah lubang pada daun yang bisa dimasuki oleh patogen. Patogen yang masuk melalui stomata bisa mengeluarkan cairan kimia coronatine yang memaksa stoma untuk membuka kembali untuk beberapa jam.

Mendeteksi Produktivitas Tanaman Dengan Alami

Lingkungan yang sering berubah akan meningkatkan temperatur, perubahan pola hujan, perubahan iklim dan lain sebagainya bisa berdampak pada pengurangan produksi makanan dan bisa berdampak pada efek negatif produksi tanaman/pertanian.

Tingginya tingkat kadar Karbondioksida di atmosfer akan meningkatkan fotositesis, mengurangi transpirasi dan mengurangi efisiensi pemakaian air.

Melakan prediksi bagaimana stomata beraksi selama adaptasi bisa membantu untuk memahami sistem produktivitas tanaman baik secara alami maupun sistem pertanian.

Sensitif Terhadap Ozon

Fungsi stomata di tumbuhan akan menurun ketika terpapar dengan ozon yang berlebih. Hal tersebut dapat terjadi karena stomata lebih sensitif dengan penyerapan ozon. Karena ozon bisa mengganggu proses respirasi yang terjadi pada daun tumbuhan. Hal lain yang terganggu adalah kemampuan sel penjaga terhadap stomata tumbuhan dalam mengembalikan volume air setelah terjadi turgor.

Pengerian Stomata

Stomata yaitu bagian pada tumbuhan yang terdapat pada bunga, daun, batang dan bagian lain di tumbuhan untuk mengatur pertukaran gas. Pori-pori memiliki pembatas sepasang sel parnchyma yang disebut dengan pelindung sel.

Pelindung sel bisa mempunyai tanggung jawab untuk mengatur ukuran ketika membuka. Bagian-bagian daun yang saling berhubungan dengan stomata adalah sel pelindung, vakuola, dan sel epidermal.

Baca Juga :  Fungsi Bronkus, Struktur dan Pengertian di Sistem Pernafasan

Stomata sangat penting sebagai penyedia bahan untuk diproses ketika fotositesis. Di tumbuhan dikotil seringkali banyak stomata pada epidermis bawah dibanding epidermis atas.

Di tanaman monokotil seringkali jumlah stomata yang sama di kedua epidermis. Di tumbuhan dengan daun mengapung, stomata hanya dapat ditemukan pada bagian epidermis atas.

Struktur Tipe-Tipe Stomata

Stomata mempunyai beberapa struktur tipe-tipe yang dibagi menjadi beberapa bagian yaitu berdasarkan susunan, sel-sel tetangga yang antara lain yaitu:

Tipe Anomositik/Ranuculaceae
Tipe ini adalah sel tetangga yang mempunyai kemiripan bentuk serta ukuran dengan sel epidermis disekelilingnya. Tipe ini pada umumnya ditemukan di stomata tumbuhan famili Cucurbetaceae, Malvaceae, Caparidaceae dan Ranuculaceae.

Tipe Anisositik/Cruiferae
Adalah sel penutup yang diselubungi oleh tiga jenis sel tetangga yang ukurannya tidak sama. Tipe ini bisa ditemukan di stomata tumbuhan anggoa famili Solanaceae dan Cruciferae.

Tipe Parasitik/ Rubiceae
Tipe ini adalah sel penutup yang sejajar dengan satu sel tetangga atau lebih dengan sumbu panjang sel tetangga sejajar dengan sumbul sel penutup dan juga celah. Tipe ini bisa ditemukan di stomata tumbuhan anggota Mimosacaeae, Magnoliaceae, dan Rubiceae.

Tipe Diasitik
Tipe ini adalah tipe stomata yang diselubungi oleh dua sel tetangga. Dinding bersama dari kedua sel tetangga tegak lurus dengan sumbu panjang sel penutup dan celah. Bisa ditemukan pada tumbuhhan anggota famili Acanthaceae dan Caryophyllaceae.

Menurut asal sel tetangga dan sel penutupnya. Stomata dibedakan menjadi beberapa jenis tipe antara lain sebagai berikut:

Mesogen
Adalah kedua sel berasal sama

Perigen
Jika sel tetangga tidak mempunyai asal yang sama dengan sel penutup

Mesoperigen
Jika sel tetangga hanya satu dan mempunyai asal yang sama dengan sel penutup.

Itulah penjelasan lengkap tentang Stomata, semoga dapat menjadi suatu referensi dalam wawasan kalian. Terimakasih dan sukses terus.

Rating Artikel Ini