Fungsi Otak Besar (Cerebrum), Pengertian dan Strukturnya

Posted on

Dalam tubuh manusia terdapat kepala yang terdiri dari Otak Besar, Batang Otak dan Otak Kecil. Otak merupakan bagian tubuh untuk memproses semua aktivitas syarat dan organ dalam tubuh.

Otak akan bekerja secara cepat terhadap sebuah tindakan atau pikiran. Manusia tidak dapat hidup dan berkembang tanpa adanya otak didalamnya.

Fungsi Otak Besar

Otak yang mempunyai fungsi masing-masing akan berkaitan satu dan lainnya dan saling melakukan komunikasi dengan bantuan jutaan sel syarat yang ada didalamnya. Untuk pembahasan kali ini kita akan mengulas tentang fungsi otak besar.

Otak besar dalam tubuh manusia mempunyai beberapa fungsi antara lain yaitu untuk kontraksi otot rangka dan fungsi belajar. Kontrol emosi, memori dan persepsi. Didalam otak besar terdapat beberapa fungsi sesuai bagian antara lain:

  • Menurut Lobusnya
  • Menurut Lapisan dan Area

Fungsi Otak Besar Menurut Lobus
fungsi otak besar

Berdasarkan lobusnya, otak besar mempunyai fungsi sebagai berikut:

Lobus Frontalis

Memiliki fungsi sebagai pengendali perencanaan, emosi, kreativitas, penilaian dan kemampuan menyelesaikan masalah. Lobus ini berada di bagian depan otak mulai dari area dahin sampai ke arah tengah otak.
Lobus frontalis terdiri dari korteks prefronatal, area premotor, area motor (sebagai pergerakan.

Lobus Parietalis

Mempunyai tanggung jawah terhadap persepsi dan rangasangan. Seperti terhadap suhu, rasa, tekanan dan rasa sakit. Fungsi bahasa juga dikendalikan dengan lobus ini. Lobus Parietalis yaitu rumah korteks somatosensori yang fungsinya melakukan proses stimulis dari indra dan memberikan respon. Terletak pada bagian sebelah belakang lobus frontalis tepat pada bagian punggung atas kepala. Baca Juga: Fungsi Hemoglobin

Lobus Temporalis

Mempunyai fungsi untuk penangkap informasi yang berasal dari indra pendengaran menjadikan berhubungan dengan kemampuan mendengar, berbicara serta ingatan.

Hipocampus adalah yang bertanggung jawah atas memori dan terletak di lobus ini. Lobus temporalis juga terhubung dengan kelenjar pituari yang fungsinya sebagai pengatur hormon yang mengendalikan perkembangan seksual, mampu melawan penyakit, mengatasi stress dan kemampuan dalam pertumbuhan otot serta tulang. Lobus paraitalis berada di sebelah belakang lobus frontalis tepat di punggung atas kepala.

Baca Juga :  Fungsi Kapsula Bowman dan Pengertiannya

Lobus Oksipitalis

Mempunyai fungsi dalam kemampuan untuk melihat dan pengenalan objek. Retina mata mengirimkan hasil dari indra ke lobus ini untuk diterjemahkan sebagai sebuah gambar. Lobus Oksipitalis terletak pada sisi sebelah belakang otak yang mengarah kebawah.

Baca Juga: Fungsi Alveolus

Secara mendasar itulah yang menjadi fungsi dari otak besar. Untuk lebih detailnya silakan simak ulasan lengkapnya dibawah ini.

Fungsi Otak Besar Menurut Lapisan dan Area

Ada dua lapisan penting pada otak besar, yang pertama yaitu lapisan paling luar yang lebih tipis dinamakan dengan korteks serebri (cerebral cortex) yang tersusun atas material abu-abu yang berisi sel-sel saraf (neuron)

Pada bagian itu merupakan tempat terjadinya semua proses berfikir, koordinasi, pengindraan dan kepribadian. Sedangkan bagian kedua yang terletak pada bagian bawahnya yaitu putih otak yang dinamakan juga dengan whit metter adalah bagian otak yang tersusun atas axon yang mempunyai fungsi membawa sinyal dari satu sel saraf ke sel sarah lainnya. Adanya bagian putih akan memudahkan dalam berkomunikasinya lapisan abu-abu (grey matter) tadi.

Di lapisan pertama, bagian abu-abu juga terdapa banyak keriput atau terlihat seperti alur dengan cerukan yang dinamakan dengan sulcus dan tonjolan yang dinamakan gyrus.

Struktur ini menjadikan otak mempunyai permukaan yang sangat luas. Dengan permukaan luas dan diisi dengan neuron maka daya komputasi otak akan semakin meningkat.

Lalu dilapisan kedua, juga ada korpus kallosum yang ini adalah berupa sekumpulan serabut axon tebal yang menyambungkan kedua bagian otak, kiri dan kanan.

Korpus kallosum berisi lebih dari 200 juta akson dan mempunyai tebal tinggi yang mempermudah komunikasi antara dua bagian otak yang berbeda. Bagian ini adalah kumpulan material putih paling besar di otak.

Pengertian Otak Besar

Otak besar yaitu bagian otak yang memiliki ukuran paling besar dan dengan berat dan volume serta fungsinya juga besar. Otak ini sangat cepat perkembangannya.

Baca Juga :  Fungsi Akson (Neurit), Pengertian dan Struktur pada Sistem Saraf

Selain itu memiliki peran paling banyak dan penting dibanding otak kecil dan batang otak. Otak besar mempunyai fungsi dalam pengendalian pikiran, tingkah laku, bahasa, pengindraan sampai kepada kepribadian seseorang.

Menjadikan kerusakan kecil pada otak besar bisa mengakibatkan fatal dan akan berefek pada bagian tubuh lain. Otak terdiri dari otak besar (cerebrum), otak kecil (cerebellum) dan batang otak (brain steam)

Struktur Otak Besar

Dalam otak besar mempunyai struktur paling besar yang dibagi dalam dua bagian. Yaitu bagian utama otak kanan dan otak kiri. Dua bagian ini terhubung oleh korpus kallosum yang mengirimkan pesan dari dua sisi otak.

Secara terbalik otak kanan akan melakukan kontrol pada tubuh bagian kiri, lalu otak kiri akan mengontrol tubuh bagian kanan.

Otak besar juga dibedakan dalam persamaan karakteristik fungsi atau lobus. Ada empat lobus dalam otak besar seperti yang telah dijelaskan diatas.

Setiap lobus mempunyai fungsi berdasarkan kolompok tertentu. Dari fungsi bagian-bagian otak tersebut, pada saat kepala mengalami trauma atau sakit tertentu di bagian otak tertentu, kita bisa melakukan prediksi dimana letak rusak dari gejalan yang timbul.

Cara Kerja Otak Besar

Otak besar mempunyai cara kerja yaitu menerima stimulus yang diterima oleh tubuh. Apabila dianggap penting oleh otak, maka otak akan mengirim stimulus itu pada memori jangka panjang.

Namun jika dianggap tidak begitu penting, maka hanya akan menyisakan jejak yang sedikit dan tidan begitu diprioritaskan. Semua ingatan dan pengalaman dan juga memori yang dipelajari manusia sejak lahir sampai dewasa bisa disimpan rapi oleh otak dan siap pada saat dipanggil oleh kita.

Cara kerja dari otak terpengaruh dari nutrisi, teman, gen, kebiasaan atau pola hidup sehari-hari dan juga lingkungan tempat tinggal.

Itulah penjelasan lengkap tentang Fungsi Otak Besar semoga bisa menambah wawasan kalian. Terimakasih sudah berkunjung.